Ngapain Ya Kalau Sudah Jam 16:45?


Waktu telah menunjukkan bahwa 15 menit lagi, berakhir sudah waktu untuk menyelesaikan pekerjaan di hari itu. Saatnya bersiap-siap mengakhiri hari, kembali ke rumah menemui keluarga tercinta yang seharian telah ditinggalkan. 

Ngomong-ngomong soal siap-siap pulang, apa saja sih persiapan kamu sebelum meninggalkan meja kerjamu dan cus menuju rumah tercinta? 

Dalam tulisan kali ini, saya mau berbagi opini hal-hal yang perlu dilakukan sebelum mengakhiri hari yang berwarna-warni di tempat kerja. 

Kalau menurutmu ada yang perlu ditambahkan, langsung meluncur ke kolom komentar ya. 

1. Periksa Progres Pekerjaan

Biasanya di akhir pekan, saya menyusun rencana kerja selama seminggu ke depan. Beberapa pending-an dan tugas-tugas baru serta proyek saya sertakan di sana. 

Walaupun rencana kerja mingguan yang saya buat bukan yang terbaik, tapi saya rasa cukup untuk mengetahui apa saja yang saya harus selesaikan minggu depan. 

Lalu, pada minggu berikutnya saya mulai mengerjakan rencana kerja yang sudah saya buat itu.

Kemudian di akhir hari sebelum meninggalkan tempat kerja, saya buka sebentar catatan-catatan saya. Saya periksa pencapaian saya hari itu. Berapa banyak pekerjaan yang berhasil saya selesaikan dan serahkan ke atasa tepat waktu. 

Tugas yang telah saya selesaikan, saya coret dengan senyum mengembang. 

Tahukah kamu, mencoret tugas yang ada di daftar rencana kerja mingguan itu rasanya melegakan sekali. Seolah beban berat yang menancap sempurna di pundak itu terangkat semua. Ringan sekali rasanya. 

2. Menilai Kontribusi Pribadi

Bekerja adalah salah satu sarana untuk berkontribusi terhadap orang lain, mulai bos, rekan kerja, anak buah, maupun kolega dari departemen lain. 

Bicara soal kontribusi, tentunya jangan sampai terlupa nasehat Rasulullah Muhammad SAW berikut ini, 
Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain
Jadi sebelum bergegas pulang, bagaimana bila kita sejenak bertanya kepada diri kita, 
  • Hari ini sudah berapa banyak ya kontribusi saya?
  • Berapa orang yang telah kita bantu menyelesaikan masalah mereka hari ini?

Jangan sampai, sudah habis waktu seharian tapi nggak helpful buat siapa-siapa. 

3. Belajar Apa Saja Hari Ini?

Ada dua komponen penting dalam menjalani hidup penuh makna yaitu, bertumbuh dan berkontribusi (saya belajar ini dari The Minimalists). 

Selesai menilai kontribusi hari ini. Sekarang waktunya mempertanyakan diri sendiri, sudah sejauh mana sih kita bertumbuh dan berkembang baik secara profesional maupun personal. Hal baru apa yang kita pelajari hari ini? Keterampilan apa yang kita berhasil kuasai hari ini? 

Waktu terus berjalan, betapa sia-sianya bila satu hari terlewati tanpa ada hal baru yang kita pelajari. 

4. Menyusun Rencana Untuk Esok

Hari ini sudah berakhir, syukuri apa pun yang telah berhasil kamu capai. Namun, jangan lupa...masih ada hari esok yang menanti. Karenanya, sebelum pergi meninggalkan tempat kerjamu ada baiknya kamu luangkan waktu untuk menyusun rencana kegiatan esok hari. 

Apa saja yang perlu dikerjakan, tugas-tugas yang perlu ditindaklanjuti dan diselesaikan esok. Setidaknya supaya kamu nggak meraba-raba apa yang harus dikerjakan. 

Jangan besok datang lalu bingung mau mulai dari mana. 

5. Merapikan Tempat Kerja

Meluangkan sejenak waktu dan tenaga untuk merapikan tempat kerja bisa membantumu meningkatkan produktivitasmu. 

Logika sederhananya, kamu bisa cepat menemukan dokumen atau alat-alat kerja yang kamu perlukan bila ruang kerjamu tertata rapi. 

Saya bukan orang yang paling rapi dan terorganisir, tapi saya belajar membiasakan diri selalu merapikan tempat kerja saya sebelum pulang. Dan walaupun awalnya sulit, tapi kalau sudah biasa ya bisa kok. 

Jangan percaya dengan mitos yang mengatakan kalau meja rapi artinya nggak kerja. Saya sering melihat orang-orang yang mengatakan hal-hal itu mejanya nggak juga rapi waktu dia tinggal pulang.

6. Siap-Siap Kalau Kamu Ternyata Besok Absen 

Minggu lalu, anak saya sakit dan kebetulan istri saya sedang ada trial di kantornya, sehingga saya terpaksa tidak masuk hari itu. 

Hal-hal seperti ini kerap terjadi entah kamu sudah berkeluarga maupun belum. Ada saja hal-hal di luar dugaan yang memaksa kita tidak bisa datang ke kantor untuk bekerja. 

Pertanyaannya, sejauh mana kita sudah menyiapkan tim kita agar operasional tidak macet gegara ketidakhadiran kita di tempat kerja? 

Cara paling sederhana yang saya lakukan adalah melibatkan mereka di dalam komunikasi-komunikasi terkait tugas/pekerjaan supaya mereka nggak ketinggalan berita. 

Ya, walaupun tetap ada saja orang-orang yang sudah dilibatkan pun masih tanya-tanya mulu tanpa mau repot memeriksa kotak masuk surel mereka. 

Bekerja dalam tim artinya kita saling membantu saat anggota tim mengalami kesulitan. Bukan sebatas membantu, tapi juga untuk menyelamatkan kredibilitas tim di mata departemen lain. 

Nggak lucu dong kalau sampai tim kita dinilai nggak kompak, kurang komunikasi gara-gara hal sesepele ada anggota tim kita yang kudet. Kalau saya mah malu, nggak tahu lagi kalau kamu.

Penutup

Jadi, setidaknya ada 6 hal yang bisa kita lakukan sesaat sebelum jam kantor selesai: 
  1. Cek progres pekerjaanmu
  2. Nilai kontribusi hari ini
  3. Ukur perkembangan pribadi maupun profesional
  4. Susun aktivitas esok hari
  5. Rapikan tempat kerja
  6. Siap-siap kalau besok mendadak harus absen 

Dari keenam aktivitas ini, manak yang kamu terapkan? Atau, kamu punya rutinitas lain sebelum pulang? Bagikan ceritamu di kolom komentar ya.

6 comments

  1. enaaak banget yaaa kalo bisa pulang jam segitu :D. zaman aku baru msj kerja, bisa balik jam 5. tapi kalo skr, bisaaaaaa.....dlm mimpi wkwkwkwk

    menjelang jam 5 itu biasanya kantorku malah conference call dengan semua team leader seindonesia ato sejakarta. itu biasanya ampe jam 7. baru setelah itu aku beresin pekerjaan /report yg blm selesai. jam 8 kalo lancar, baru bisa balik. tp kalo msh ada meeting dengan bos besar,bisa malam :D.

    yg pasti poin2 di atas, no 5 selalu rutin aku kerjain. sisanya, ga stiap hari sih.. :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe....mungkin judulnya perlu disesuaikan biar bisa lebih fleksibel ya. Poinnya sih di 15 menit sebelum pulang.

      Delete
  2. Jadi inget di kantor terakhir sebelum resmi jadi freelancer nih. Kita selalu bisa pulang jam 5 tenggo (teng langsung go). Dann nomer 1 itu aku banget. Paling bahagia klo bisa nyoret dan nulis done. Rasanya lega gitu krna merada efektif hari itu. Tentu saja daftarnya tidak pernah berkurang ya, justru nambah dengan tugas2 yang baru. Tapi membuat daftar ini membuatku tetap fokus di kerjaan.

    Sekarang jadi freelancer masih peer banget menyesuaikan jam kerja. Suka kebablasan jadi gak imbang deh work/play time nya hahaha

    Tfs yaaa... untuk poin 2 dan 3 jadi masukan juga nih buat aku. Keren!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya puas ya bisa nyoret task list itu...merdeka hahaha.

      Delete
  3. Untuk nomor satu sama nomor enam, selalu aku lakuin sih. Cuma kalo nomor satu aku lakuinnya pas awal bulan sama awal minggu. Kalo pulang kantor nggak beres-beres itu rasanya kaya ninggalin sebagian nyawa di situ.

    ReplyDelete
  4. Biasa kerja sampe jam 5 pas mas, baru ngerapiin meja kerja, sembari nunggu waktu absen yang dimundurin, sempetin ngobrol sama kolega perihal kerjaan ataupun hobi

    ReplyDelete

Post a Comment

© 2019

Minimalist Web