Pengalaman Adalah Guru Yang Terbalik

Bagaimana cara mempelajari rasa sakit? Ada dua cara yang bisa kamu tempuh.

Cara pertama, kamu bisa ambil kuliah kedokteran dengan spesialisasi syaraf. Atau kamu bisa memilih cara kedua, ditampar.

Tidak ada yang salah dari kedua cara itu. Keduanya sama-sama mengajarkanmu tentang, apa itu rasa sakit. Pertanyaannya tinggal, berapa banyak resources yang kamu perlukan untuk...mengetahui apa itu rasa sakit.

Jika sumber dayamu berlebih, kamu bisa menggunakan cara pertama. Namun, bila kamu perlu jawaban cepat dan 'murah', mungkin opsi nomor 2 bisa jadi yang terbaik buatmu.

Di dalam bisnis, pekerjaan, bahkan rumah tangga sekali pun, tak jarang kita dihadapkan oleh situasi-situasi yang menuntut kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan.

Tentunya setiap keputusan yang dibuat harus memiliki dasar pertimbangan yang kuat. Paling sederhana, pengambilan keputusan harus mempertimbangkan dampak dan akibatnya.

Dampak dan akibat dari keputusan itu mau pun terkait penggunaan sumber daya.

Menurutmu?

2 comments

  1. Ada dua kemungkinan yang didapat dari perjumpaan kita dengan guru (pengalaman): kita belajar sesuatu atau kita melewatkan dengan sia-sia, seperti halnya ketika kita bertemu guru di kelas: mendapatkan "sesuatu" darinya atau melewatkannya begitu saja dengan tertidur di kelas.
    😅😅😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, guru mengajar, terserah murid...mau belajar atau nggak.

      Delete

Post a Comment

Bagikan tanggapan, kritik maupun saran kamu tentang tulisan ini.

Jangan lupa klik subscribe sebelum pergi.